"TRAVELING KE JEPANG ITU MAHAL" AHHH... GA JUGA



PART I
 
Siapa yang tidak mengenal negara satu ini, setidaknya ketika menyebutkan "sakura" sudah pasti topik bahasan adalah negara Jepang, negeri sakura, negeri matahari terbit. waktu itu, saya masih sekolah menengah kejuruan sudah sangat menyukai negeri ini. sebetulnya semua bermula dari sebuah manga yang berjudul "Detective Conan" i know, everyone know about this manga. Sama hal nya dengan Japan Rock sebuah aliran musik bernuansa rock yang berasal dari jepang. Tanpa sadar kecintaan saya terhadap negeri ini semakin bertambah dengan memperlajari kultur dan budaya disana, Tapi saya bukan anak sastra jepang, hahahaaaa.... i just like all about japan.

Singkat cerita, saya diberikan kesempatan oleh Allah SWT untuk mengunjungi negeri tersebut. well insya Allah saya akan membahas sedikit banyak tentang proses pembuatan visa sampai menyusun itinerary dan biaya selama traveling ke jepang.


"SUSAH MENGURUS VISA JEPANG? NO, ITS SO EASY"

Berbahagialah bagi kalian yang belum memiliki paspor, kenapa? karena lebih berkesempatan untuk membuat e-paspor yang memiliki kelebihan bebas visa ke Jepang. Seperti yang kita ketahui banyak yang bertanya apa yang menjadi pembeda paspor dan e-paspor. Let's i will disrble for you...

Pada dasarnya paspor dan e-paspor memiliki fungsi yang sama sebagai identitas diri untuk berpergian antar negara. Hanya saja dalam e-paspor yang resmi diterbitkan tahun 2013 ini terdapat sebuah chip yang membuat data lebih lengkap dan akurat seperti data biometik. Data biometik ini meliputi sidik jari dan bentuk wajah, membuat dengan sangat mudah mengenali pemilik dengan cara pemindaian. Data dalam e-paspor juga sesuai dengan standar Internasional Civil Aviation Organisasion (ICAO) sehingga lebih aman ketimbang paspor biasa yang lebih sering dipalsukan. Selain itu dalam pengecekan petugas migrasi di bandara, cara membacanya cukup dengan memindai chip tanpa harus membuka per halaman seperti pada paspor biasa. Keunggulan lainnya akan lebih mudah mendapat persetujuan visa kunjungan karena data-data pemilik telah valid dan mudah diverifikasi oleh kedutaan yang akan didatangi. Bagi yang ingin traveling ke jepang, E-paspor memiliki keunggulan bebas visa kunjungan selama 15 hari ke Jepang, inilah mengapa di awal tulisan saya menyebutkan berbahagialah bagi yang belum memiliki paspor lebih memiliki peluang untuk membuat e-paspor, namun bukan berarti yang sudah membuat paspor tidak bisa merubah paspor biasa menjadi e-paspor. bisa saja. Biaya yang dikeluarkan pun berbeda Rp. 355.000 untuk paspor biasa dan Rp 655.000 untuk e-paspor memang lebih mahal karena chip yang terdapat didalamnya. Penyimpanan papor dan e-paspor tidak jauh berbeda, hanya saja penyimpanan e-paspor harus lebih diperhatikan karena jika chip pada e-paspor rusak, maka paspor tidak dapat digunakan.

Itulah sedikit pengetahuan saya tentang e-paspor dan paspor. Back to Visa. Berhubung saya belum memiliki paspor kala itu, membuat e-paspor menjadi pilihan. Proses yang saya lakukan terbilang cukup mudah ketika melakukan pengajuan visa di kedutaan Jepang. Sebelumnya kamu harus mengetahui visa apa yang akan kamu ajukan. Ada delapan jenis pengajuan visa, jika kepergian kamu hanya traveling saja, kamu bisa memilih "Pengajuan Visa Kunjungan Sementara Untuk Wisata" poin nomor empat di website resmi kedutaan Jepang  http://www.id.emb-japan.go.jp/visa.html disana akan dijelaskan apa saja yang harus kamu siapkan untuk keperluan pengajuan visa kunjungan sementara.

Untuk kamu pemegang visa biasa, berikut ini yang harus kamu persiapkan dalam pengajuan visa Jepang.

1. Paspor
2. Formulir Permohonan Visa, bisa kamu download disini http://www.id.emb-japan.go.jp/visa_7.html
3. Pas foto berukuran 4.5 x 4.5 cm yang diambil 6 bulan terkahir dengan latar belakang putih, harus jelas dan bukan hasil editing.
4. Fotokopi KTP, jangan dipotong biarkan dalam satu lembar A3
5. Fotokopi Kartu Mahasiswa atau Kartu Pelajar jika kamu masih pelajar
6. Tiket Pesawat, ini sebagai bukti tanggal masuk dan keluar jepang
7. Itinerary/Jadwal kunjungan selama di Jepang
8. Kalau pengajuan lebih dari satu, maka lampirkan Fotokopi Kartu Keluarga atau Akta Kelahiran sebagai bukti hubungan dengan pemohon.
9. Surat Keterangan Berkerja (kalau ada)
10. Fotokopi Bukti Keuangan, seperti fotokopi buku rekening atau fotokopi rekening koran selama tiga bulan terkahir.

Dokumen tersebut harus kamu susun berdasarkan urutan ya.

Berbeda dengan pemegang pasor biasa, bagi pemilik e-paspor cukup dengan membawa e-paspor dan formulir permohonan visa ke kantor kedutaan Jepang di Indonesia, pemengan e-paspor bisa melakukan perjalanan selama 15 hari, dan bisa berkali-kali melakukan perjalanan ke Jepang hingga masa berlaku stiker tersebut habis tanpa perlu melakukan registrasi lagi ditiap kali perjalanan.

Lebih mudah kan jika menggunakan e-paspor. Bab I kali ini dicukupkan dulu sampai pembuatan visa, untuk itinerary dan destinasi wisata disana akan ditulis di bab selanjutnya.

Semoga bermanfaat.






1 komentar :

Made with by OddThemes | Customized by duniaqtoy