Penantian dan Harapan






"kamu pasti datang .... kamu pasti datang ....."

begitulah kalimat-kalimat yang terus diucapkan sandra di hari itu ... 

duduk sembari melihat jendela .. 
matanya tak pernah lepas memandangi gerbang rumahnya berharap sosok yang ia bayangkan kunjung datang ... 

sungguh betapa terlihat bodohnya gadis itu .. mondar-mandir berjalan menuju ruang tamu kemudian kembali lagi ke ruang teve dirumah itu ...


hari itu tak ada siapapun dirumah kecuali dirinya .. seluruh keluarganya pergi berkunjung ke handai taulan yang bertempat di subang-bandung .....


setiap mendengar suara seperti orang yang sedang berjalan ,, dia langsung dengan sigap berlari ke arah ruang tamu dan melihat keluar jendela .. dan ternyata bukan sosok yang ia harapkan ...


kembalilah ia keruang teve .. dan berbaring sebari menarik selimut dan menutupi tubuhnya dengan selimut ..

suasana rumah sunguh sepi .. dia hanya ditemani oleh jam dinding yang terus berbunyi ..
di pandangi lagi jam tersebut ..
ternyata sudah menujukkan pukul 13.00 WIB

kemudian ia melihat telepon genggamnya .. berharap ada satu pesan singkat dari seseorang yang ditunggunya ,,, tak kuasa menahan rasa gelisah atas penantian itu ..

ia memberanikan dirinya untuk menyirim pesan singkat lewatblackberry messenger miliknya ..

jadi kesini ...

kamu pasti datangkan ?
pasti ... "

terlihat tanda D pada blackberry messenger miliknya yang artinyaDelivered pesan tersebut sudah terkirim .. namun tak kunjung ada balasan .. bahkan belum terbaca oleh orang itu.. karena di blackberry messeger itu tetap tertulis tanda D ...


kembalilah ia berbaring di depan ruang teve dan kembali lagi menarik selimut.....


tak lama terdengar suara seperti orang berjalan di depan rumahnya .. dengan cepat sekali ia melemparkan selimut dan menuju ruang tamu ... sesampai diruang tamu ia kembali melihat keluar jendela dan lagi-lagi sosok itu tak nampak ..... 


ia kembali duduk diruang tamu ...

berbaring di kursi ...
memeluk bantal tamu yang ada di kursi itu ..
dan matanya tetap mengarah keluar jendela ..
dengan selalu berkata "kamu pasti datang kan ... kamu pasti datang ...."

mata penuh harap itu sangat jelas terlihat .. sandra gadis belia yang sangat ceria, selalu tertawa dan tak pernah sedikitpun terlihat sedih dihadapan khalayak ternyata, di siang itu raut mukanya sangatlah berbeda dengan sandra yang aku kenal ....


wajah yang semeraut ... diam ,.. dan mata dengan tatapan kosong yang terus menerus melihat ke arah luar jendela ,,,

aku tak pernah melihat sandra yang seperti ini .. setau ku sandra benar-benar gadis yang enerjik yang tak pernah nampak raut sedih sedikitpun .. namun siapa sangka penantian itu membuat dirinya sangat terlihat lemah tak berdaya .. berlaku seperti seorang yang putus asa ...
kantung mata dan lingkar mata itulah yang selalu membuat aku bertanya-tanya .. sebenarnya apa yang telah ia alami sampai-sampai lingkar mata itu sangat jelas sekali terlihat di wajahnya ,,, 
sungguh ,,, siang itu sangat jelas sekali bahwa sosok yang dinantinya adalah sosok yang sangat berharga ... 

beberapa menit kemudian .......


"thingg .. thingg ... thingg"  


blackberry milik sandra berbunyi, dengan bergairah, ia melompat dari kursi menuju ruang teve dan segera membuka pesan dari blackberry messenger itu ...


baru saja membukanya, punggungnya langsung bersandar didinding dan perlahan-lahan duduk menyentuh lantai .. sekejap menjadi lemas .. dan kemudian berbaring .. 

ingin menagis namun tak sangup untuk menagis lagi ..
ingin berteriak tapi apa daya ... ia tak mampu lakukan itu ..
ingin marah .. tapi tak sanggup hatinya melampiaskan kemarahan itu ...

hanya diam dan terpaku melihat sekeliling rumah yang sepi ... 


" maaf .. aku tidak bisa datang .. ada perbaikan jalan didekat rumahku .. aku tak bisa mengeluarkan kendaraanku "


itulah bunyi balasan dari sosok yang ia nantikan itu ...

saat itu sandra tak bisa berkata banyak ,, ia hanya mengirimkan balasan  " ya sudah .."
meskipun hati meringis .. sesak ,, dan ingin marah ,, namun ia tak sampai hati untuk memaki orang itu ..

hanya beberapa kata yang terucap astaghfirullah alazim ,,, astaghfirullah alazim ,,, astaghfirullah alazim .. 

sandra berusaha keras menutup matanya agar ia tertidur ...

tapi aku fikir ia tak mungkin bisa tertidur ,, karena sudah seharian tak ada makanan yang masuk ke tubuhnya .. bahkan minum pun tidak ...

bibirnya yang kering, dan lagi-lagi mata itu tak bisa membohongiku bahwa, ia merasakan kesedihan yang mendalam..entah betapa terlihat lemahnya dia .. sampai ia lupa bahwa kesehatan dirinya lebih penting ketimbang urusannya ....

tapi tetap saja gadis itu membuatku tersenyum tipis... dia selalu tahu bagaimana mengalihkan kesediahannya ..


setelah sadar ia tak bisa memejamkan matanya .. ia beranjak menuju toko milik orangtuanya,  kemudian ia buka toko itu dengan harapan, ia akan bertatap muka dengan para pembeli sehingga sejenak ia bisa melupakan kejadian di siang itu .......



sungguh memang mengantungkan harapan kepada manusia tak terlihat jelas bagaimana ujungnya ....

terlalu berharap dapat membuat kita senantiasa menjadi kecewa ...
rasa kecewa itu tak akan pernah ada ketika kita tidak berharap ...
tapi bukan berarti kita tak boleh memiliki harapan ...

harapan boleh saja kita miliki .. hanya saja janganlah sesekali mengantungkan harapanmu sepenuhnya kepada mahluk ciptaan tuhan .,, karena mereka hanya mahluk biasa yang tak pernah luput dari rasa kesalahan ,,,


cerita di atas hanya salah satu contoh penantian kepada mahluk ciptaan tuhan ...

mungkin banyak dari sahabat-sahabatku lainnya yang pernah menggantungkan harapan kepada manusia yang pada ujungnya berakhir dengan rasa kecewa .... 

hari ini .... mulailah ....

gantungkanlah harapanmu hanya kepadaNYA .. 
karena hanya DIAlah satu-satunya zat yang tak pernah mengecewakan ... 
berharaplah padaNYA karena hanya DIA yang bisa kan andalkan !!


DIA tak mungkin membuatmu kecewa :)

*7 Juli 2013*



Posting Komentar

Made with by OddThemes | Customized by duniaqtoy